Home Blogger / Tips

Cara mengganti template tanpa kehilangan visitor

Salah satu hal yang paing ditakutkan oleh para blogger saat mengganti template adalah menurunnya jumlah visitor/pengunjung secara drastis, ada yang berpendapat bawha visitor akan kembali normal dalam waktu 2-3 bulan.

Pada kenyataannya itu semua hanyalah MITOS yang sudah terlanjur dipercaya, saya pribadi sudah membuktikannya. Template yang saya gunakan selau di update dan terkadang saya ganti secara total, namun tidak pernah menemukan kendala menurunnya visitor.

Penyebab visitor menurun saat mengganti template

Salah satu faktor yang menyebabkan berkurangnya visitor saat menganti template adalah kualitas template yang buruk. Pastikan Anda memilih template yang SEO Friendly (SEO on-page) yang sudah teruji. Pastikan juga skor pagespeed template yang baru diatas 90.

Kesalahan blogger itu sendiri

Menjadi blogger bukan hanya tentang menulis saja, terkadang sesekali juga pasti berhadapan dengan koding seperti pada saat mengganti template seperti ini. Maka dari itu ada baiknya blogger juga mempelajari bahasa pemrograman HTML ataupun CSS agar ketika mengedit template sudah mengerti dasar-dasarnya.

Bagaiman cara mengganti template yang benar?

Banyak kasus yang terjadi adalah para blogger langsung begitu saja mengupload template barunya tanpa membackup data-data penting terlebih dahulu. Inilah salah satu penyebab blog mengalami penurunan visitor saat berganti template.

Backup data penting dari template sebelumnya dan lakukan beberapa cara dibawah ini jika Anda ingin mengganti template tanpa kehilangan visitor;

  1. Meta Tag
    Meta tag adalah komponen penting bagi blog agar dapat dikenali oleh search enggine, backup beberapa meta tag penting di bawah ini sebelum Anda mengganti template;
    • Meta Author dan copyright : Sebagai penanda bahwa Anda adalah pemilik dari situs, biasa kodenya ditulis seperti dibawah ini:
      <meta content='Nama Blog' name='copyright'/>
      <meta content='Nama Anda' name='Author'/>

    • Meta Site Verification : Kode ini digunakan untuk memverifikasi kepemilikan suatu blog, bisa didapatkan ketika mensubmit blog di webmaster. kodenya tertulis seperti ini:
      <meta content='0000' name='google-site-verification'/>
      <meta content='0000' name='msvalidate.01'/>
      <meta content='0000' property='fb:profile_id'/>
      <meta content='0000' property='fb:pages'/>
  2. Kode Google Analytics
    Ini adalah kode yang diberikan oleh google untuk menganalisis pertumbuhan trafik situs Anda secara lengkap.
  3. Kode Google Adsense(Optional)
    Bagi blogger yang mencantumkan iklan adsense di situsnya alangkah baiknya jika membackup semua kodenya terlebih dahulu agar pada saat mengganti template tidak repot untuk menulis kode iklannya
  4. Fetch as Google
    Setelah mengupload template, lakukan pada webmaster lakukan fetch as google untuk memberitahu mesin pencari bahwa ada perubahan pada template blog Anda.
  5. Google Testing Tool
    Lakukan juga uji coba struktur template yang baru untuk memastikan tidak ada eror pada template baru.

Banyak hal yang menjadi alasan para blogger untuk mengganti template, bisa jadi karena template lama tidak sesuai dengan selera atau template lama tidak mendukung SEO Friendly atau alasan lainnya.

Jika template diganti dengan cara yang benar sesuai arahan diatas tidak menutup kemungkinan menjadi penyebab meningkatnya visitor, bisa jadi template baru blog Anda lebih disukai oleh blogger dari pada template lama.

Sebaliknya mengganti template sembarangan apalagi dengan template yang kurang baik, bisa berakibat menurunnya pengunjung blog Anda, oleh karena itu Anda harus memastikan template yang akan digunakan sudah berkualitas SEO yang baik sehingga bisa meningkatkan performa blog menjadi lebih baik.

Template Fletro adalah salah satu template rekomendasi untuk Anda karena fiturnya sudah mendukung SEO dan lolos uji coba 'Google Testing Tool', yang pasti template ini didesain lebih elegan dan interaktif dengan skor pagespeed diatas 90.

Baca juga :

5 komentar

to Top